SIKLUS HIDUP DI DALAM KEHIDUPAN MANAJER

Siklus Hidup Sistem Manajer Memiliki Kesempatan Untuk Membuat Kesempatan Diteruskan atau Dihentikan.
Siklus hidup sistem (system life cycle-SLC), adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informal berbasis komputer. SLC dilakukan dengan pendekatan sistem secara teratur dan dilakukan secara top-down, oleh karenanya sering disebut pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaan sistem.
Yaitu terjadi pada tahap perencanaan. Karena pada tahap tersebut seorang manajer memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi kendala-kendala yang mungkin terjadi di dalam system. Membuat studi kelayakan melalui tinjauan sekilas pada setiap faktor-faktor utama yang mungkin akan mempengaruhi kemampuan system untuk mencapai tujuan-tujuan system yang diinginkan. Dari tahap perencanaan ini, seorang manajer dapat mempersiapkan usulan sehingga mampu menyetujui atau menolaknya.
Hubungan Antara Tujuan Sebuah Sistem Dengan Kinerja.
Kinerja merupakan cara bagaimana seorang manajer memiliki kemampuan mengelola perusahaan, memberikan informasi, dalam berperan pengambilan keputusan dan memecahkan masalah hingga mencapai tujuan sebuah system yang diinginkan. Dengan demikian bahwa ada hubungan antara tujuan system dengan kinerja.
Jika seorang manajer mampu mencapai kinerja tersebut. Maka memberikan jalan dari tujuan sebuah system akan mudah diraih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: